Halo, Sobat Warung! Baru baru ini, Warung Pintar mengakuisisi perusahaan bernama Limakilo. Bagi yang belum tahu, Limakilo adalah sebuah platform yang menyederhanakan rantai pasokan makanan dengan menghubungkan petani ke warung makan dan penjual makanan.

Akuisisi ini diresmikan pada Selasa, 26 Februari 2019. Melalui akuisisi ini, diharapkan ribuan kios Warung Pintar di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Banyuwangi akan mendapatkan akses langsung untuk menjual komoditas bahan makanan pokok di warung mereka.

Mitra dan Petani hadir di Press Conference

akuisisi limakilo

Press Conference Warung Pintar Akuisisi Limakilo diadakan pada 27 Februari 2019, di CoHive D.Lab, Menteng, Jakarta Pusat. Pihak Kominfo dan Kemendesa hadir pada acara ini dan mengakui sangat mendukung startup yang bergerak di bidang UKM.

Salah satu mitra Warung Pintar dan petani juga turut hadir dalam acara ini. Mitra mengakui keberadaan Warung Pintar turut menghadirkan peluang bisnis baru, dan berharap produk yang dijual bisa diperbanyak. Petani pun senang dan merasa lebih dihargai dengan kehadiran Limakilo.

Pihak Kominfo akan mendukung langkah ini dengan berjanji soal regulasi yang lebih ramah dan dapat diterima dengan baik terutama untuk startup bidang UKM.

Satukan Visi Misi

Saat ini, Warung Pintar sudah tersebar lebih dari 1.200 warung di Jakarta, Tangerang, Depok, dan Banyuwangi. Pada tahun 2019, Warung Pintar berencana untuk membuka 5000 warung baru di Jawa, dan juga meningkatkan kapabilitas  bisnis warung. Salah satu cara meningkatkan kapabilitas bisnis warung yang dilakukan adalah dengan mengajak Limakilo untuk berkolaborasi.

“Dengan pasokan produk pertanian dari Limakilo, pemilik warung akan memiliki stok barang yang lebih beragam, yaitu komoditas bahan makanan pokok. Permintaan makanan pokok yang tinggi di masyarakat tentu akan meningkatkan pendapatan pemilik warung. Petani juga akan memiliki harga jual yang lebih baik dan akses yang lebih luas, seiring dengan bertambahnya jumlah Warung Pintar. Dengan demikian, ini adalah win-win solution yang akan menghasilkan dampak positif yang berlipat ganda bagi pemilik warung dan petani,” kata Agung Bezharie Hadinegoro , Co-Founder dan CEO Warung Pintar.

“Warung Pintar mengakuisisi Limakilo karena kami memiliki visi yang sama, yaitu meningkatkan kapabilitas usaha mikro di Indonesia dan merevolusi usaha mikro dengan pendekatan teknologi. Limakilo menyerap pasokan makanan pokok dengan harga terbaik. Sedangkan, Warung Pintar bertujuan untuk menjangkau konsumen dengan menyediakan produk lengkap dalam penjualan. Dengan sinergi baru ini, kami berharap dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan pemilik warung kami,” kata Agung

Warung adalah bagian tradisi ekonomi Indonesia

akuisisi limakilo

Semangat serupa juga ditunjukkan oleh Walesa Danto, salah satu pendiri Limakilo, terkait akuisisi Warung Pintar terhadap Limakilo saat acara Press Conference berlangsung.

“Kami sangat senang bisa bermitra dengan Warung Pintar untuk mentransformasikan bisnis mikro di Indonesia. Di Limakilo, kami berkomitmen untuk menyediakan akses pasar seluas mungkin bagi para petani. Dengan akuisisi baru-baru ini, kami menargetkan untuk meningkatkan pasokan beras dari perusahaan desa menjadi 100 ton tahun ini, naik 48 ton pada tahun sebelumnya,” kata Walesa Danto, salah satu pendiri Limakilo.

Danto menambahkan, “Warung tradisional selalu menjadi bagian penting dan tradisi dari ekonomi Indonesia. Dengan kolaborasi baru ini dengan Warung Pintar, kami berharap dapat semakin menumbuhkan kebiasaan berbelanja dari warung tradisional. Kami benar-benar percaya ini akan memberikan dampak besar bagi ekonomi menengah kebawah di berbagai kota di Indonesia”.

Limakilo adalah salah satu dari lima startup pertanian yang terlibat dalam Action Synergy Program for the People’s Economy. Mereka telah menerima dana untuk tahap awal (dana awal) dari East Ventures untuk memperluas kemitraan dan memberikan pelatihan kepada petani kecil Indonesia. Beberapa pencapaian telah diraih oleh Limakilo, seperti The Best Three Platform Hackathon Merdeka 1.0 diselenggarakan oleh code4nation dan Kantor Staf Kepresidenan pada Agustus 2015, Finalis Pengusaha Independen 2015, dan 10 Besar Mandiri Hackathon 2016. (AFN)