Tanggal 22 Desember selalu diperingati sebagai Hari Ibu di Indonesia. Momen ini pun dipakai oleh banyak orang untuk mengungkapkan rasa terima kasih dan sayangnya pada orang yang melahirkannya tersebut. Ucapan Hari Ibu yang khas seperti “terima kasih Ibu” atau “aku sayang Ibu” pun jadi lebih sering terdengar ketika kita mendekati akhir tahun.

Semestinya, kita nggak perlu menunggu tanggal 22 Desember untuk mengutarakan rasa sayang ke Ibu kita. Ucapan Hari Ibu yang kerap terdengar setiap akhir tahun itu seharusnya bisa kita ucapkan setiap saat. Belum lagi, nggak semua negara merayakan Hari Ibu secara bersamaan dengan Indonesia.

Ucapan Hari Ibu bisa diucapkan kapanpun

ucapan hari ibu

Dunia ini luas. Indonesia bukan satu-satunya negara yang ada di bumi. Banyaknya negara di bumi ini, membuat setiap negara punya keragaman masing-masing. Salah satu bentuk keragaman yang bisa kita lihat adalah perihal kapan setiap negara mengucapkan Hari Ibu.

Misalnya, setiap tanggal 8 Maret, ucapan Hari Ibu akan terdengar di beberapa negara seperti Afganistan, Rusia sampai Laos. Pasalnya, tanggal 8 Maret ini juga dirayakan sebagai Hari Perempuan Internasional, dimana hari tersebut adalah bentuk perayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan perdamaian.

Lalu di Amerika Serikat sendiri, penetapan Hari Ibu punya sejarah cukup unik. Sekitar satu abad lalu, seorang aktivis sosial perempuan bernama Ann Jarvis ingin memproklamasikan Hari Ibu sebagai ajang perdamaian. Namun, hingga akhir hayatnya niatannya tersebut urung tersampai. Adalah sang anak, Anna Jarvis, yang melanjutkan perjuangan Ibunya. Anna Jarvis pun kerap pergi ke gereja tempat sang ibu disemayamkan dengan membawa 500 tangkai bunga Anyelir serta membagikannya kepada ibu-ibu di sana.

Akhirnya, gerakan yang Anna Jarvis lakukan setiap minggu kedua bulan Mei ini ditetapkan sebagai Hari Ibu. Selain itu, ucapan Hari Ibu yang digaungkan oleh masyarakat Amerika setiap minggu kedua bulan Mei ini juga kerap diucapkan di beberapa negara lain seperti Jepang, Italia sampai Afrika Selatan.

Bagaimana dengan Hari Ibu di Indonesia?

ucapan hari ibu

sumber: epistemik.com

Indonesia menjadi satu-satunya negara yang merayakan Hari Ibu setiap 22 Desember. Sejarahnya pun bisa kita telisik dari tahun 1928. Saat itu, Kongres Perempuan Indonesia melakukan pertemuan pertama mereka di Jogjakarta. Agenda perkumpulan tersebut diadakan untuk mengumpulkan para pemimpin dan organisasi perempuan di Indonesia dan menyerukan perjuangan kemerdakaan serta perbaikan nasib kaum perempuan.

Nah, selain itu, hadirnya Hari Ibu di Indonesia muncul karena terdapat protes atas ditetapkannya Hari Kartini sebagai hari yang memperingati emansipasi perempuan di Indonesia. Banyak yang merasa, bahwa simbol Kartini sebagai lambang perjuangan perempuan nggak cukup, karena Kartini hanya melakukan perjuangan di Jepara dan Rembang. Belum lagi, Kartini terlihat pro Belanda; negara yang mengkolonisasi Indonesia selama 3 abad.

Maka dari itu, agar menghindari protes masyarakat, dan merujuk pada Kongres Perempuan Indonesia, Presiden Soekarno; melalui Dekrit Presiden Nomor 316 tahun 1959, menetapkan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu. Sampai sekarang, tanggal tersebut nggak pernah berubah, dan kita akan selalu mendengar berbagai macam ucapan Hari Ibu setiap 22 Desember.

Hari Ibu versi Warung Pintar

ucapan hari ibu

Biarpun rasa kasih sayang terhadap Ibu bisa diucapkan kapan aja, Warung Pintar ingin mengambil momentum Hari Ibu untuk berterima kasih pada para perempuan yang mendedikasikan hari-harinya untuk sang anak.

Ada banyak sosok Ibu yang mengelilingi kehadiran Warung Pintar. Mulai dari para mitra Warung Pintar, para penjaga warung, sampai para AnWar. Bukan hanya mereka, Warung Pintar ingin berterima kasih pada setiap Ibu yang ada di muka bumi ini; khususnya di tanah air tercinta.

Terima kasih ibu. Walaupun ucapan hari ibu ini belumlah cukup untuk membalas jasa-jasamu, kami ingin memberi tahu bahwa kami sangat sayang padamu.