Blog/Bisnis/Artikel/Tips Menyusun Laporan Laba Rugi Perusahaan Jasa/

Tips Menyusun Laporan Laba Rugi Perusahaan Jasa

Oleh Rico Hidayat/13 September 2021/
Share:

Mempunyai perusahaan jasa memang gampang-gampang susah. Pasalnya, kita nggak bisa langsung tahu berapa banyak pengeluaran produknya dan apakah pengeluaran tersebut seimbang dengan pendapatan. Berbeda dengan perusahaan dagang yang cenderung lebih mudah untuk dilihat hasil penjualan barang dagangan secara langsung. 

Atau mungkin, kita aja yang salah hitung pengeluaran dan pendapatan usaha? Jangan-jangan selama ini kamu hanya corat-coret transaksi pemasukan dan pengeluaran perusahaan jasamu di selembar kertas tanpa susunan yang benar?

Nah, biar nggak salah lagi, kamu perlu menyusunnya dengan rapi dan terstruktur menggunakan laporan laba rugi. Laporan laba rugi perusahaan jasa merupakan laporan untuk mengukur keberhasilan operasional suatu usaha selama jangka waktu tertentu. Laporan ini penting untuk mengetahui apakah kegiatan operasional yang telah dilakukan mencapai keuntungan atau kerugian. Semua perusahaan jasa membutuhkan laporan ini, termasuk usaha jasa bengkel, salon, reparasi elektronik, bank dan perusahaan asuransi. 

Ada berbagai macam contoh panduan menyusun laporan laba rugi yang bisa dipraktekkan oleh pemilik perusahaan jasa. Meskipun begitu masih banyak pelaku perusahaan jasa  yang mengaku masih menemui kesulitan dalam proses pembuatannya. Hal ini menandakan masih adanya tahapan atau detail komponen yang belum dipahami atau justru terdapat  akun yang terlewat untuk dimasukkan dalam laporan laba rugi.

Di artikel ini, kamu akan diberikan tips-tips cara menyusun laporan laba rugi beserta langkahnya. Biar nggak salah lagi dan jadi semangat mencari cuan, eh, maksudnya semangat untuk menyusun laporan laba rugi untuk perusahaan jasamu! 

Apa Saja Tips Menyusun Laporan Laba Rugi Perusahaan Jasa? 

1. Selalu Menghitung Pendapatan di Awal Tahapan Menyusun Laporan Laba Rugi. 

Tips pertama yang harus kamu perhatikan adalah menghitung pendapatan sebagai awal persiapan menyusun laporan laba rugi. Hal ini diperlukan karena prinsip utama penyusunan laporan laba rugi adalah pendapatan dikurangi beban usaha. 

Kamu perlu cermat menghitung setiap pemasukan usaha jasamu dari catatan pemasukan harian. Memangnya dari mana saja, sih, pendapatan dalam laporan laba rugi? Nah, pendapatan berasal dari total pendapatan kotor dikurangi potongan harga atau diskon, retur, dan tunjangan lain. Setelah mengetahui jumlahnya, tuliskan di bagian atas laporan laba rugi perusahaan jasa. 

Contoh penulisan pendapatan pada laporan laba rugi perusahaan jasa:

*angka pada tabel adalah contoh. 

2. Jangan Lupa untuk Memasukkan Harga Pokok Penjualan (HPP) jika Usaha Jasamu juga Menjual Barang Dagangan. 

Pada dasarnya, perusahaan jasa tidak memiliki Harga Pokok Penjualan (HPP). Hal ini dikarenakan tidak adanya biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi suatu barang dagangan. 

Tapi, jika usaha jasamu memiliki usaha sampingan dengan menjual suatu barang dagangan, maka HPP juga harus ikut dimasukkan. Contohnya, kamu memiliki usaha jasa salon kecantikan. Untuk menambah pendapatan, kamu juga menjual peralatan dan perlengkapan kecantikan seperti; vitamin rambut, hair dryer, shampoo, dll. Oleh sebab itu, setiap penjualan barang dagangan ini memiliki HPP yang akan mempengaruhi pendapatan usaha salonmu. 

HPP bisa kamu dapatkan dengan cara menjumlahkan hasil pembelian bersih dan persediaan awal lalu dikurangi persediaan akhir. Di dalam laporan laba rugi perusahaan jasa, HPP ditempatkan di bawah akun pendapatan bersih. Kamu bisa melihatnya lebih jelas melalui contoh berikut: 

Contoh laporan laba rugi perusahaan jasa dengan HPP:

*angka pada tabel adalah contoh. 

3. Tentukan Laba Kotor setelah Menyusun Pos Pendapatan dan Harga Pokok Penjualan (HPP).

Setelah memasukkan seluruh akun pendapatan dan HPP, tips yang perlu diperhatikan yaitu menentukan laba kotor. Kenapa, sih, laba kotor penting dicatat dalam laporan laba rugi perusahaan jasa? Karena dengan mendapatkan hasil laba kotor, kamu akan lebih mudah menghitung laba bersih di akhir laporan laba rugi. Laba kotor didapat dari hasil pengurangan jumlah pendapatan bersih dan HPP.

Contoh penulisan laba kotor di laporan laba rugi perusahaan jasa:

 *angka pada tabel adalah contoh. 

4. Jangan Lewatkan Pencatatan Setiap Akun Beban Usaha.

Dalam laporan laba rugi perusahaan jasa, pos beban usaha merupakan salah satu komponen yang memerlukan perhatian khusus. Hal itu disebabkan karena jumlahnya yang tidak sedikit. Satu akun beban usaha yang tidak tercatat akan berdampak pada hasil akhir perhitungan laba/rugi. Kamu nggak mau kan, di atas kertas, usahamu terlihat untung, tapi sebenernya rugi?

Berikut ini akun-akun beban usaha di dalam laporan laba rugi perusahaan jasa:

  • Beban sewa
  • Beban gaji
  • Beban asuransi
  • Beban bunga
  • Beban listrik
  • Beban air
  • Beban perlengkapan
  • Beban administrasi
  • Beban penyusutan

Contoh penulisan akun beban usaha di dalam laporan laba rugi perusahaan jasa:

*angka pada tabel adalah contoh. 

5. Pilihlah Format Penyusunan Laporan Laba Rugi yang Sesuai dengan Kebutuhan. 

Setelah mencatat pendapatan, beban, dan HPP, kamu bisa memilih menggunakan beberapa format laporan laba rugi perusahaan jasa. Ada dua format yang tersedia, yaitu single step dan multiple step. Perbedaan keduanya terletak pada pemisahan transaksi keuangan operasional dan non-operasional.

Kamu bisa menentukannya sesuai hasil yang ingin didapat. Jika kamu hanya ingin mengetahui hasil akhir laba atau rugi saja, kamu bisa menggunakan format single step. Tapi jika kamu juga ingin mengidentifikasi besaran pendapatan dan beban usaha baik dari transaksi operasional maupun non-operasional, kamu bisa menggunakan format multiple step. Untuk mengetahui lebih jelas, simak penjelasan dan contohnya berikut ini: 

Laporan Laba Rugi Perusahaan Jasa Single Step 

Laporan laba rugi perusahaan jasa dengan format single step menempatkan seluruh pos pendapatan dan beban usaha operasional maupun non operasional menjadi satu. Kamu tidak akan direpotkan oleh pengelompokkan akun-akun yang termasuk ke dalam transaksi operasional atau non operasional, karena hasil dari pengurangan total pendapatan dan beban usaha akan langsung menunjukkan laba atau rugi. 

Contoh laporan laba rugi perusahaan jasa single step:

 

*angka pada tabel adalah contoh. 

Laporan Laba Rugi Perusahaan Jasa Multiple Step

Format penyusunan laporan laba rugi multiple step menekankan pada pemisahan pos pendapatan dan beban usaha operasional maupun non-operasional. Setiap pos akan dikelompokkan lebih rinci sesuai kategori tersebut. Kamu akan mendapatkan hasil yang lebih spesifik dengan format multiple step. Hasil akhir laba atau rugi dapat dianalisis penyebabnya lewat akun-akun yang dikelompokkan. 

*angka pada tabel adalah contoh. 

Contoh laporan laba rugi perusahaan jasa multiple step:

Nah, setelah mengetahui tips-tips menyusun laporan laba rugi perusahaan jasa, kamu bisa langsung tahu kan, kesalahannya terletak di mana? Tips penting lainnya saat menyusun laporan laba rugi adalah selalu teliti dan mengecek ulang catatan kamu. Semoga berhasil, ya!

Share:
tokosmart brand logo
    Warung Pintar HQ 2
  • Jl. Lauser No. 28, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12120