wpg-logo

Tempatnya Juragan Dapat Informasi Terbaru Seputar Bisnis Warung!

Blog/Bisnis/Artikel/Perencanaan Pemasaran: Perencanaan Strategi Pemasaran Usaha Agar Tepat Guna!/

Perencanaan Pemasaran: Perencanaan Strategi Pemasaran Usaha Agar Tepat Guna!

Oleh Juanny/01 December 2021/
Share:
perencanaan pemasaran

Apa yang pertama kali kamu pikirkan ketika mendengar kata pemasaran? Barangkali banyak yang berpikir pemasaran adalah cara atau strategi yang dilakukan untuk mencapai jumlah penjualan setinggi mungkin. Namun, apakah kamu pernah bertanya bagaimana strategi-strategi pemasaran tersebut dibuat?

Salah satu cara yang dilakukan sebelum melakukan strategi pemasaran yaitu dengan membuat perencanaan pemasaran atau marketing plan. Di dalam perencanaan pemasaran nggak hanya meliputi rincian target, kegiatan dan anggaran untuk pemasaran saja, lho. Tetapi ada berbagai tujuan lain yang bermanfaat bagi efektivitas pemasaran usaha agar tepat guna. Penasaran? Yuk kita cermati bersama hingga akhir, ya!

Pengertian Perencanaan Pemasaran

Perencanaan pemasaran atau marketing plan adalah sebuah perencanaan tertulis yang didalamnya berisi beberapa komponen pemasaran yang meliputi analisis, target, kegiatan dan anggaran pemasaran. Perencanaan pemasaran menguraikan deskripsi rinci komponen-komponen tersebut agar dipahami pihak internal dan eksternal usaha. Perencanaan pemasaran akan menjawab pertanyaan apa, bagaimana, kapan strategi pemasaran sebuah usaha. 

Jika kamu sedang merencanakan usaha baru atau strategi pemasaran baru, maka perencanaan pemasaran berdiri sebagai fondasi yang akan mengokohkan tujuan pemasaran. Di sisi lain, perencanaan pemasaran bisa digunakan sebagai alat pengenalan usaha kepada pihak lain. Bentuknya yang singkat, padat dan sederhana akan memudahkan investor dan vendor untuk memahami pemasaran seperti apa yang akan dikembangkan usahamu. 

Tujuan Perencanaan Pemasaran

Selain digunakan untuk menerjemahkan tujuan pemasaran usaha, perencanaan pemasaran juga memiliki beberapa tujuan dan fungsi lainnya, lho!

Tujuan perencanaan pemasaran:

  • Menyelaraskan tujuan pemasaran dengan visi dan misi usaha
  • Mengidentifikasi target pemasaran yang sesuai dengan nilai usaha
  • Menetapkan anggaran pemasaran yang efektif dan tepat sasaran
  • Menjelaskan pembagian tugas dan tanggung jawab kegiatan pemasaran kepada pemilik, karyawan, dan pihak-pihak yang bersinggungan.

Sebagai tambahan, Perencanaan Pemasaran juga berfungsi sebagai alat untuk mengkomunikasikan gambaran besar kegiatan penjualan dan branding usahamu. Strategi yang berisi taktik secara tidak langsung akan menggambarkan nilai yang akan dibawa usahamu kepada masyarakat secara keseluruhan. 

Dengan hal ini, kamu bisa mengevaluasi apakah usahamu sudah memiliki nilai yang membentuk ciri khas untuk bersaing dengan kompetitor lain. Ingat, jaman sekarang jika usahamu minim kreativitas dan tidak memiliki satu keunikan, maka sulit untuk dilirik pasar. Kamu juga akan kesulitan bersaing dengan usaha lain yang sudah memiliki nama besar. Jadi, Perencanaan Pemasaran bisa menyediakan sebuah blue print strategi awal pemasaran yang bisa terus kamu kembangkan di setiap periode.

*contoh strategi pemasaran produk yang unik dan menarik perhatian konsumen

Perbedaan Perencanaan Pemasaran (Marketing Plan) dan Bisnis Plan

“Sama-sama membahas tentang plan, apakah perencanaan pemasaran (marketing plan) memiliki kesamaan dengan bisnis plan?”

Nah, meskipun memberikan penjelasan tentang sebuah perencanaan, namun keduanya berbeda, ya. Di bawah ini terdapat tabel yang menjelaskan perbedaan dan kesamaan marketing plan dan bisnis plan. 

Marketing PlanBisnis Plan 
Menjelaskan deskripsi tujuan dan strategi pemasaranMenjelaskan deskripsi kerangka usaha dan bisnis secara keseluruhan
Komponen marketing plan:Ringkasan tujuan pemasaranTarget pemasaranStrategi konten pemasaranAnalisis kompetitorKey Performance Indicator (KPI) pemasaranAnggaran pemasaranKegiatan pemasaranMarketing toolsKomponen bisnis plan:Ringkasan visi dan misi bisnisProfil bisnisManajemen sumber daya manusiaManajemen operasionalProduk atau layananAnalisis pasarStrategi pemasaranRancangan biaya operasional dan pendapatan
Tidak memasukkan komponen bisnis plan karena spesifik membahas strategi pemasaranMemasukkan strategi pemasaran
Dibuat dalam bentuk dokumen, presentasi, proposal fisik maupun fileDibuat dalam bentuk dokumen, presentasi, proposal fisik maupun file

Seperti yang tertera pada tabel di atas, strategi pemasaran yang terdapat di bisnis plan adalah gambaran singkat rencana strategi yang akan diterapkan untuk mencapai tujuan pemasaran. Hal ini disebabkan bisnis plan mencakup keseluruhan rencana operasional usaha dari setiap aspek. Nah, rincian kegiatannya akan dijelaskan lebih mendalam di marketing plan. Mudah untuk dipahami, bukan?

Mau mempelajari lebih lengkap tentang bisnis plan? Baca artikel ini, ya!

Cara Membuat Perencanaan Pemasaran Berserta Contohnya

Jika diibaratkan sebuah perjalanan, maka Perencanaan Pemasaran adalah peta yang menunjukkan arah dan tujuan akhir seluruh kegiatan pemasaran. Seperti selayaknya peta, Perencanaan Pemasaran juga memiliki beberapa titik yang harus dilalui agar sampai pada tujuannya. Titik tersebut yaitu komponen yang menjelaskan secara rinci langkah-langkah rencana pemasaran yang penting untuk menentukan strategi dan kegiatan pemasaran. 

Di bawah ini terdapat cara membuat Perencanaan Pemasaran yang meliputi delapan komponen. Langkah-langkah menyusun delapan komponen tersebut disusun secara urut supaya pola analisis Perencanaan Pemasaran usahamu bisa dilakukan secara terstruktur. Simak dengan teliti satu persatu, ya. 

1. Membuat Ringkasan Eksekutif Pemasaran

Langkah pertama yang harus kamu lakukan saat membuat Perencanaan Pemasaran yaitu membuat ringkasan eksekutif pemasaran. Seperti sebuah prolog, ringkasan eksekutif harus singkat, padat, jelas dan disertai kalimat yang mengajak orang lain membaca hingga akhir. 

Kamu cukup menuliskan visi dan misi pemasaran usaha secara singkat disertai dengan strategi apa saja yang akan dituangkan pada ketujuh komponen lainnya. 

2. Menentukan Target Pemasaran (Buyer Persona)

Target pemasaran adalah akan menjawab “siapa” yang ditujukan produk atau layanan usahamu. Target pemasaran akan menjadi patokan keenam komponen Perencanaan Pemasaran lainnya. Hal ini karena strategi pemasaran akan mengikuti hasil analisis selera, kebutuhan dan kebiasaan apa saja yang diminati target pemasaran. 

Salah satu cara yang umum digunakan pada Perencanaan Pemasaran yaitu dengan membuat buyer persona. Buyer persona merupakan representatif individu dari target pemasaran. Kamu bisa mengambil salah satu contoh calon pembeli dengan menjelaskan usia, jenis kelamin, pekerjaan, lokasi tempat tinggal dan ciri khas lain. Buyer persona berfungsi supaya kamu dan pembaca bisa memiliki gambaran target pemasaran secara spesifik. 

3. Menyusun Konten Strategi Pemasaran

Setelah mengetahui target pemasaran, penyusunan konten strategi pemasaran akan terasa lebih mudah. Konten strategi pemasaran merupakan rencana aktivitas pengenalan produk atau layanan usaha yang disesuaikan dengan target calon pembeli. 

Agar tepat sasaran, kamu bisa membagi tiga jenis konten strategi pemasaran sesuai dengan tujuanmu memasarkan produk/layanan. Tiga jenis konten tersebut yaitu recognition, consideration, dan action

RecognitionConsiderationAction
PengertianMemperkenalkan produk/layanan kepada calon pembeliMemberikan kesempatan kepada pembeli untuk mempertimbangkan produk/layanan Menarik pembeli untuk menentukan produk/layanan yang dipilih
Konten Artikel blog dan esaiLive interaction dari owner di sosial media tentang produk/layanan yang tersedia, video perbandingan produk/layanan satu dan lainnyaPromo, diskon, testimoni, review 

4. Menganalisis Kompetitor

Dalam hal apapun, kompetitor masih menjadi tempat belajar yang baik bagi perkembangan suatu bidang. Termasuk di bidang strategi pemasaran usaha. Oleh karena itu, menganalisis kelebihan, kekurangan dan celah apa yang bisa kamu manfaatkan dari kompetitor menjadi tahapan wajib pada Perencanaan Pemasaran. 

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menilai kinerja kompetitor, yaitu menjadi pembeli produk/layanan mereka dan menganalisis kekurangan produk/layanannya. Selain itu kamu bisa mempelajari apa saja dan bagaimana kompetitor menggunakan marketing tools seperti media sosial, iklan dan hubungan dengan konsumen. Kamu juga bisa langsung bertanya kepada konsumen kompetitor untuk mengetahui penilaian mereka tentang produk/layanannya. 

Analisis kompetitor akan menghasilkan strategi pemasaran yang berdasarkan data secara real time. Adapun berbagai cara yang bisa kamu lakukan untuk membuat strategi pemasaran efektif dan tepat guna, yakni dengan riset pemasaran. Untuk mengetahui cara apa saja dan bagaimana membuatnya kamu bisa membaca artikel riset pemasaran di sini, ya. 

5. Membuat KPI (Key Performance Indicator) Strategi Pemasaran 

Untuk mengukur keberhasilan strategi pemasaran, perlu sebuah indikator penilaian yang sering disebut KPI (Key Performance Indicator). Agar efektif, kamu perlu membuat KPI di setiap kegiatan pemasaran dan marketing tools yang digunakan. Berisi matrik penilaian, KPI akan menjadi patokan kinerja pemasaran usahamu agar sesuai dengan tujuan awalnya. Agar lebih paham, kamu bisa lihat contohnya di bawah ini, ya.

Contoh KPI 

6. Merencanakan Anggaran Kegiatan Pemasaran

Kesalahan membuat merancang anggaran pemasaran bisa berakibat fatal pada prosesnya. Oleh karena itu, kamu harus merencanakan setiap pengeluaran sesuai dengan budget usaha saat ini dan strategi apa yang akan diusung. Jangan lupa untuk memisahkan anggaran pemasaran dan operasional, ya. Campuran antara keduanya bisa mengakibatkan ketidakefektifan kegiatan pemasaran dan berkurangnya pendapatan usaha. 

7. Membuat Kegiatan Pemasaran

Pelaksanaan kegiatan pemasaran sebaiknya dilakukan sesuai tanggung jawab dan job desk masing-masing tim. Kamu bisa melimpahkan kegiatan-kegiatannya sesuai dengan kemampuan setiap individu yang tersebar di seluruh tim. Untuk mengaturnya kamu juga perlu sebuah manajemen pemasaran. Dengan adanya manajemen pemasaran, alur instruksi, perencanaan, dan evaluasi kegiatan pemasaran bisa dipertanggung jawabkan dengan tepat. 

8. Merencanakan Penggunaan Marketing Tools

Nah, setelah menentukan target hingga membuat kegiatan perencanaan, kamu bisa mulai merencanakan marketing tools yang tepat untuk mewujudkan strategi pemasaran. Pemilihan marketing tools disesuaikan dengan tipe strategi marketing apa yang ingin dibangun. Kamu boleh menentukannya sesuai dengan jenis usaha, tidak harus FOMO, kamu bisa menggunakan marketing tools yang out of the box agar unik dan menyita perhatian konsumen. 

Beberapa marketing tools yang bisa digunakan:

  • Sosial media: Instagram, Facebook, Youtube, TikTok
  • Iklan di media cetak seperti koran dan majalah
  • Mailchimp: aplikasi pembuat email marketing untuk menyebar informasi promo dan diskon
  • SociaBuzz: website pencari influencers atau KOL 

Untuk mengetahui bagaimana cara mengaplikasikan marketing tools yang selaras dengan tujuan pemasaran, kamu bisa mempelajari lebih lengkap di pembahasan khusus tentang strategi pemasaran, ya. 

Contoh Perencanaan Pemasaran

Pasti tidak sedikit dari kamu yang masih berada pada tahap awal pembuatan Perencanaan Pemasaran dan bingung memilih inspirasinya. Tenang aja, di bawah ini kamu bisa melihat beberapa contoh Perencanaan Pemasaran perusahaan-perusahaan terkenal. Dengan mengetahui tips n trick yang mereka terapkan, bisa aja, kan kamu terapkan juga dengan sistem ATM (Amati, Tiru, Modifikasi), hehe. 

Tanpa adanya Perencanaan Pemasaran yang jelas dan pertimbangan yang matang akan berdampak negatif pada kegiatan pemasaran usahamu. Setiap komponen Perencanaan Pemasaran secara otomatis menjadi panduan seluruh tim dalam mewujudkan gagasan pemasaran. Mulailah langkah-langkah pembuatan seperti di atas secara bertahap dengan menyesuaikan keadaan usaha saat ini. Semoga artikel ini membantu, ya. Selamat mencoba!

Daftar isi:

Pengertian Perencanaan Pemasaran

Tujuan Perencanaan Pemasaran

Perbedaan Perencanaan Pemasaran (Marketing Plan) dan Bisnis Plan

Cara Membuat Perencanaan Pemasaran

  1. Membuat Ringkasan Eksekutif Pemasaran
  2. Menentukan Target Pemasaran
  3. Menyusun Konten Strategi Pemasaran
  4. Menganalisis Kompetitor
  5. Membuat KPI (Key Performance Indicator) Pemasaran
  6. Merencanakan Anggaran Pemasaran
  7. Membuat Kegiatan Pemasaran
  8. Merencanakan Penggunaan Marketing Tools

Drop down FAQ

Apa pengertian perencanaan pemasaran?

Perencanaan pemasaran atau marketing plan adalah sebuah perencanaan tertulis yang didalamnya berisi beberapa komponen pemasaran yang meliputi analisis, target, kegiatan dan anggaran pemasaran.

Apa saja tujuan perencanaan pemasaran?

  • Menyelaraskan tujuan pemasaran dengan visi dan misi usaha
  • Mengidentifikasi target pemasaran yang sesuai dengan nilai usaha
  • Menetapkan anggaran pemasaran yang efektif dan tepat sasaran
  • Menjelaskan pembagian tugas dan tanggung jawab kegiatan pemasaran kepada pemilik, karyawan, dan pihak-pihak yang bersinggungan.

Bagaimana cara membuat perencanaan pemasaran?

  1. Membuat Ringkasan Eksekutif Pemasaran
  2. Menentukan Target Pemasaran
  3. Menyusun Konten Strategi Pemasaran
  4. Menganalisis Kompetitor
  5. Membuat KPI (Key Performance Indicator) Pemasaran
  6. Merencanakan Anggaran Pemasaran
  7. Membuat Kegiatan Pemasaran
  8. Merencanakan Penggunaan Marketing Tools

Profil penulis:

Dyah Ayu Agustina merupakan seorang penulis aktif yang menjadi kontributor untuk beberapa media nasional, seperti Geotimes, Menjadi Manusia, Konde.co, dan Marketing Plus. Tertarik pada isu sosial, perempuan, ekonomi, dan internasional. 

Share:

Konten Terkait

Konten Populer

warung-pintar-group-logo
    Hubungi Kami
  • address

    Jl. Bumi No.40, RW.3, Gunung, Kec. Kby. Baru, Jakarta Selatan, 12120

  • email

    partnership@warungpintar.co

  • CS Warung Pintar
  • whatsapp

    +62 851-5757-7630

    Layanan Pengaduan Konsumen
  • Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementrian Perdagangan Republik Indonesia


  • whatsapp

    +62 853-1111-1010

wpg-banner