wpg-logo

Tempatnya Juragan Dapat Informasi Terbaru Seputar Bisnis Warung!

Blog/Bisnis/Artikel/Contoh Proposal Usaha dan Bisnis untuk Pengajuan Kerja Sama/

Contoh Proposal Usaha dan Bisnis untuk Pengajuan Kerja Sama

Oleh Utari Eka Rulita/05 October 2021/
Share:
contoh proposal usaha dan bisnis

Dalam keberjalanan suatu usaha, seringkali kita perlu melakukan beberapa perkembangan. Perkembangan ini bisa didapat dari kerja sama dengan pihak lain. Misalnya menarik investor untuk menanamkan modalnya agar kualitas usahamu bertambah dari segi produk penjualan maupun tempat usaha. 

Apa sih, yang harus disiapkan ketika kita mau mengajukan kerja sama? Gimana caranya menggaet para investor untuk melirik usaha kita? Yang kamu perlukan adalah mengajukan proposal usaha dan bisnis kepada pihak tersebut. 

wpg-banner

“Proposal? Berarti cuma buat cari pendanaan aja, dong?” Tenang, proposal usaha dan bisnis tujuannya nggak hanya untuk mencari pendanaan, kok. Proposal usaha dan bisnis merupakan penjabaran umum yang disusun tertulis mengenai segala hal yang terkait di dalam suatu usaha. 

Proposal sendiri diserap dari bahasa inggris “to propose” yang berarti mengajukan. Hal ini dikarenakan fungsi umum proposal usaha dan bisnis adalah untuk mengajukan usaha dalam sebuah potensi kerja sama, baik dengan investor maupun pihak lain. Proposal usaha dan bisnis juga bisa digunakan sebagai alat untuk mengajukan pinjaman modal kepada pihak lembaga keuangan

Proposal usaha dan bisnis tidak hanya dibuat untuk perusahaan dagang dan jasa dengan skala besar. Perusahaan dagang yang dengan skala kecil dan masih dalam tahap merintis pun bisa menyusun proposal ini. Justru dengan adanya proposal usaha dan bisnis, kamu bisa menjabarkan potensi usaha kamu dan menjadikannya alat untuk mengajak pihak lain bekerja sama. Hal ini bisa lho, membuat usahamu lebih berkembang. 

Karena fungsi proposal sangat penting dan berkaitan erat dengan usaha dan bisnis, artikel ini akan memberikan contoh-contoh proposal usaha dan bisnis di bidang jasa dan perdagangan. Kamu juga akan mendapatkan penjelasan seputar kerangka proposal usaha dan bisnis serta beberapa tips agar proposalnya menarik a.k.a bisa langsung mendapat modal dan kerja sama pihak lain. Mau kan usahamu melejit karena banyaknya kerja sama yang kamu dapat? Yuk, kita simak bersama.

Kerangka Proposal Usaha dan Bisnis

Dalam proposal usaha dan bisnis, terdapat beberapa kerangka yang mendukung penjabaran usahamu. Di bawah ini akan dijelaskan isi dari setiap kerangka proposal usaha dan bisnis beserta aspek apa saja yang harus dicantumkan.

1. Bab I: Pendahuluan

Susunan kerangka pertama dalam proposal usaha dan bisnis adalah pendahuluan. Pendahuluan berisi latar belakang mengapa kamu memilih membangun usahamu. Penjabaran latar belakang merupakan salah satu aspek penting dalam proposal usaha dan bisnis karena akan menjelaskan urgensi usaha tersebut. Investor lebih tertarik dengan ide kreatif dan orisinal di balik munculnya suatu usaha.

Visi, misi, dan tujuan juga harus kamu tuliskan secara rinci dalam bab ini. Hal ini disebabkan oleh adanya kemungkinan usaha yang bergerak di bidang yang sama dan dengan jenis produk yang sama pula. Agar usaha kamu memiliki ciri khas, maka penentuan visi, misi, dan tujuan sesuai dengan identitas usaha kamu adalah hal wajib. 

Aspek yang terdapat dalam kerangka proposal usaha dan bisnis Bab I:

  • Latar belakang
  • Visi
  • Misi
  • Tujuan
  • Waktu pelaksanaan kegiatan bisnis

2. Bab II: Tinjauan Umum

Kerangka berikutnya yaitu Bab II atau Tinjauan Umum. Di dalam Tinjauan Umum, kamu akan menjelaskan gambaran usahamu serta strategi pemasarannya. Lebih dari sekedar cara untuk mendapat pemasukan, strategi pemasaran akan mencerminkan bagaimana seorang pemilik usaha memperkenalkan bisnisnya kepada khalayak umum. Analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) juga menjadi salah satu kunci utama pembahasan pada bab ini. 

Aspek dalam kerangka proposal usaha dan bisnis Bab II:

  • Profil usaha
  • Struktur kepemilikan dan kepegawaian usaha
  • Lokasi usaha
  • Strategi pemasaran
  • Analisis SWOT

3. Bab III: Manajemen Produksi/Manajemen Kegiatan Operasional

Di bab ini, akan dibahas bagaimana pengelolaan usahamu dan apa saja produk yang dijual. Di sisi lain, kamu juga harus menjelaskan bagaimana kegiatan operasional usahamu berlangsung. Penulisan bab ini, bertujuan agar pembaca mengerti bagaimana usahamu berjalan setiap harinya dan memahami deskripsi produk yang dijual, baik berupa barang maupun jasa. 

Aspek dalam kerangka proposal usaha dan bisnis Bab III:

  • Bahan pembuatan produksi
  • Peralatan
  • Sistem kegiatan operasional
  • Proses produksi

4.Bab IV: Rancangan Biaya dan Pendapatan

Keseluruhan Bab IV akan menampilkan rincian modal, biaya operasional, dan pendapatan usaha. Jadi kamu wajib menuliskan semua bentuk biaya yang digunakan dalam usahamu dengan detail ya. Jika yang kamu tuju dalam pembuatan proposal adalah pendanaan dari investor, bagian ini akan jadi yang paling disorot, nih. Jadi, usahakan menulis keadaan keuangan usahamu sesuai dengan keadaan sebenarnya karena investor cenderung jeli memeriksa kondisi keuangan suatu perusahaan. 

Aspek dalam kerangka proposal usaha dan bisnis Bab IV:

  • Modal dan pemasukan
  • Perhitungan harga jual
  • Perhitungan laba rugi usaha.

5. Bab V: Penutup

Kerangka terakhir pada proposal usaha akan merangkum seluruh inti penjelasan sebelumnya. Namun banyak pemilik usaha yang hanya menuliskan penekanan mengapa usaha yang didirikan penting, karena kalimat-kalimat pada bagian akhir proposal biasanya akan menjadi senjata pemilik usaha untuk memberi kesan baik terhadap perusahaannya.

Aspek dalam kerangka proposal usaha dan bisnis Bab V:

  • Kesimpulan

Tips Membuat Proposal Usaha dan Bisnis yang Menarik

Berikut ini beberapa tips membuat proposal usaha dan bisnis yang menarik dan memiliki nilai plus bagi pembaca: 

  • Buatlah visi dan misi yang orisinal.
  • Gunakan bahasa yang jelas dan singkat. Orang-orang cenderung lebih menyukai penggunaan bahasa yang tidak bertele-tele.
  • Pilih target pemasaran yang tepat. Hal ini berguna agar kamu bisa memaksimalkan strategi pemasaran..
  • Gunakan bahasa inggris jika investor yang kamu tuju berasal dari luar negeri.
  • Buat kreasi tampilan proposalmu. Jika usahamu bergerak di bidang kreatif maka sudah sepatutnya kamu merepresentasikan kreativitas yang kamu miliki untuk membuat tampilan proposal lebih menarik. 
  • Lampirkan salinan Surat Keterangan Usaha (SKU) jika kamu sudah memilikinya. SKU akan meyakinkan pembaca bahwa usahamu telah terdaftar secara resmi di pemerintahan.

Contoh Proposal Usaha dan Bisnis

Setelah mengetahui kerangka pada proposal usaha dan bisnis, sekarang saatnya kamu mempelajari langsung melalui contoh. Di bawah ini terdapat dua contoh proposal usaha dan bisnis di bidang perdagangan dan jasa. 

Aspek-aspek yang ada di dalam proposal bisa disesuaikan dengan jenis usahanya, ya. Jadi kamu akan menemukan dua contoh proposal yang isinya berbeda namun tetap memiliki inti pembahasan yang sama. Yuk, kita simak bersama.

Contoh Proposal Usaha dan Bisnis Toko Kelontong

BAB I

PENDAHULUAN

I.1. Latar Belakang

Dalam kondisiPada saat pandemi seperti saat ini, pergerakan warga untuk berbelanja ke pasar tradisional maupun swalayan menjadi terhambat. Ditambah lagi dengan kondisi sebagian besar pekerja yang melakukan work from home (wfh), yang mengakibatkan pergerakan mereka terbatashanya sebatas di lingkungan rumah saja. Dari fenomena ini, ide untuk membuat toko kelontong rumahan muncul.

Toko kelontong dianggap masih relevancocok untuk dijadikan sebuah usaha bisnis. Setiap hari, masyarakat masih mempercayaikan toko kelontong sebagai tempat pembelian kebutuhan pokok sehari-hari. Letaknya yangAlasan tidak jauh dari rumah dan adanya Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjadikan ide untuk membuka toko kelontong di sekitar rumah adalah pilihan yang tepat. 

I.2. Visi 

1. Menjadi solusi pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari masyarakat di sekitar perumahan. 

2. Menjadi toko kelontong yang mudah dijangkau.

3. Menjadi toko kelontong yang menyajikan produk-produk kebutuhan pokok lengkap dengan berbagai variasi merek. 

I.3. Misi

  1. Mendapatkan kepuasan dari pembeli.
  2. Memperoleh keuntungan dari penjualan produk kebutuhan pokok.
  3. Memberikan layanan terbaik bagikepada pembeli. 

I.4. Tujuan

Tujuan membuka toko kelontong rumahan adalah untuk memupuk jiwa wirausahakewirausahaan dan memberikan solusi atas masalah ketersediaan tempat berbelanja kebutuhan pokok di sekitar rumah. 

I.5. Waktu Pelaksanaan Kegiatan Usaha

Toko kelontong akan buka setiap hari dari pukul 08.00 sampai 20.00. Dibuka setiap hari karena tempat usaha berada di rumah, hal ini memudahkan pemilik usaha untuk selalu berada di tempat danuntuk menjalankan transaksi jual beli. 

BAB II 

TINJAUAN UMUM

II.1. Profil Usaha

Toko kelontong rumahan ini diberi nama Toko Kelontong Lestari. Toko Kelontong Lestari menjual berbagai macam produk eceran kebutuhan pokok sehari-hari. Saat memulai usaha, bentuk usahanya perseorangan. Namun pada tahap selanjutnya Toko Kelontong Lestari juga akan memberikan kesempatan kepada investor atau vendor lain yang ingin bekerja sama.

II.2. Struktur Kepemilikan dan Kepegawaian Usaha

Nama dan Alamat Usaha

Nama Usaha : Toko Kelontong Lestari.

Alamat usaha : Jalan Manggis No.18, Perumahan Griya Asri, Tebet, Jakarta Selatan. 

Nama dan Alamat Pemilik

Nama Pemilik : Lestari Destiana.

Alamat Pemilik : Jalan Manggis No.18, Perumahan Griya Asri, Tebet, Jakarta Selatan. 

Pendidikan Terakhir : S1 Administrasi Bisnis, Universitas Diponegoro.

Nama dan Alamat Karyawan

Nama Karyawan  :

1. Fitriani (kasir).

 2. Rosti (pelayan).                    

II.2. Lokasi Usaha

Toko Kelontong Lestari berlokasi di jalan Manggis No.8, Perumahan Griya Asri, Tebet, Jakarta Selatan. Toko kelontong berada di rumah pemilik, tepatnya berada di garasi yang diubah menjadi toko. 

Lokasi Toko Kelontong Lestari dinilai strategis karena mudah dijangkau pembeli yang mayoritas berlokasi di sekitar toko. Selain itu, Toko Kelontong Lestari juga terletak di dekat perempatan besar yang dapat dilihat dari segala arah. Dapat dijangkau dengan kendaraan motor atau mobil. Ditambah dengan adanya SD Negeri Tebet 05 yang letaknya berjarak dua rumah dari lokasi toko. Hal ini mendukung target pemasaran toko yang juga tertuju pada orang tua murid sekolah tersebut. 

Toko Kelontong Lestari memasok barang dagangan dari Toko Grosir Sanjaya yang beralamat di jalan Markisa No.11, Tebet, Jakarta Selatan. Lokasinya yang hanya berjarak 100 meter memudahkan penjual dalam membeli barang dagangan. 

II.3. Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran yang dilakukan oleh Toko Kelontong Lestari pada awalnya dengan mempromosikan kepada tetangga dan warga yang tinggal di sekitar kelurahan yang dekat dengan lokasi toko. Orang tua murid SD Negeri Tebet 05 yang sedang menunggu anak-anaknya pulang sekolah juga menjadi salah satu target pemasaran toko. 

Di dalam toko juga akan dilengkapi berbagai macam lemari kaca sebagai etalase produk-produk kebutuhan pokok yang dijual. Papan nama besar dengan tulisan nama toko juga akan dipasang untuk menunjukkan identitas toko. Dengan cara ini diharapkan warga sekitar akan mengenali toko dan membeli barang kebutuhan pokok di Toko Kelontong Lestari. 

II.4. Analisis SWOTStrength, Weakness, Opportunity, Threat (SWOT)

  1. Kekuatan (Strength) atau kelebihan:
  • Target pasar mudah dijangkau karena menjual barang dagang yang diperlukan sehari-hari. 
  • Tempat strategis karena terletak di lingkungan perumahan. 
  • Mayoritas barang dagang dapat disimpan dalam waktu yang relatif lama. Jadi tidak mudah rusak meskipun disimpan di tempat penyimpanan.
  1. Kelemahan (Weakness):
  • Garasi yang dijadikan tempat toko berukuran tidak terlalu besar, sehingga tidak memiliki gudang khusus untuk menyimpan stok barang.
  1. Kesempatan (Opportunity) atau peluang:
  • Belum ada toko kelontong yang terdekat di sekitar lokasi usaha. 
  1. Ancaman (Threat):
  • Persaingan antar usaha ketat karena dalam satu kelurahan terdapat setidaknya tiga toko kelontong. 
  • Persaingan harga antara toko kelontong satu dan lainnya sedikit, jadi harus pintar menentukan harga pokok dan mengambil selisih keuntungan.

BAB III

MANAJEMEN KEGIATAN OPERASIONAL USAHA

III.1. Peralatan

Dalam kesehariannya, Toko Kelontong Lestari memiliki peralatan yang digunakan untuk mendukung kegiatan operasional:

  1. Etalase kaca
  2. Timbangan beras
  3. Kulkas
  4. Mesin kasir elektronik

III.2. Sistem Kegiatan Operasional

Kegiatan operasional Toko Kelontong Lestari dimulai jam 08.00. Biasanya kedua pegawai sudah membuka toko sejak 07.45 untuk persiapan. Lalu akan dilanjutkan dengan pelayanan transaksi jual beli hingga pukul 20.00. Pembelian barang dagang dilakukan secara berkala, sesuai dengan ketersediaan produk kebutuhan pokok yang ada. 

III.3. Produk Kebutuhan Pokok yang Tersedia

Toko Kelontong Lestari menjual berbagai macam produk kebutuhan pokok yang disertai variasi merek, diantaranya:

  • Beras.
  • Minyak goreng.
  • Telur.
  • Gula pasir
  • Gula aren.
  • Garam.
  • Mie instan.
  • Tepung Terigu.
  • Makanan & minuman ringan.
  • Sabun cuci pakaian.
  • Sabun cuci piring.
  • Perlengkapan mandi; shampo, sabun, pasta gigi. 

BAB IV

RANCANGAN BIAYA DAN PENDAPATAN

Modal awal : Rp. 10.000.000,00

wpg-banner

Modal biaya peralatan : Rp. 7.000.000,00

Biaya perlengkapan dan lain-lain : Rp. 3.000.000,00

Total Modal menjadi  : Rp. 20.000.000,00   

Produk yang dijual

Beras 2 karung x Rp.300.000 : Rp.700.000,00

Indomie 5 dus x Rp.40.000  : Rp.200.000,00

Telor 1 peti  x Rp.200.000 : Rp.200.000,00

Gula 1 karung x Rp.150.000 : Rp.150.000,00

Tepung terigu 1 karung x Rp.100.000 : Rp.100.000,00

Minyak goreng 1 jerigen x Rp.150.000 : Rp.150.000,00

Sabun mandi 5 pack x Rp.10.000  : Rp. 50.000,00

Shampo 5 pack x Rp.10.000  : Rp.  50.000,00        

Pasta gigi 5 pack x Rp.10.000  : Rp.  50.000,00

Makanan ringan 5 dos x Rp. 50.000  : Rp. 250.000,00

Minuman ringan 5 dos x Rp 60.000  : Rp. 300.000,00   

Total laba kotor sebulan   : Rp. 2.200.000,00

Gaji karyawan 2 x Rp. 600.000,00 : Rp. 1.200.000,00

Tagihan listrik : Rp.    300.000,00

Total beban usaha : Rp.  1.500.000,00  

Laba bersih = Total laba kotor – total beban usaha

= Rp. 2.200.000,00 – Rp.  1.500.000,00

= Rp 700.000.

Jadi, Toko Kelontong Lestari akan mendapatkan laba bersih sebesar Rp 700.000 selama sebulan. 

BAB V

PENUTUP

Pendirian Toko Kelontong Lestari merupakan suatu peluang usaha yang menjanjikan. Apalagi dengan adanya kondisi pandemi yang membatasi pergerakan masyarakat untuk berbelanja kebutuhan pokok di tempat ramai. Toko kelontong rumahan bisa menjadi solusi bagi permasalahan tersebut.

Contoh proposal usaha dan bisnis bimbingan belajar:

BAB I

PENDAHULUAN

I.1. Latar Belakang

Pelajar di Indonesia saat ini sedang dihadapkan dengan modernisasi, tidak terkecuali di kota Magelang. Penggunaan perangkat digital sangat melekat pada kehidupan sehari-hari. Namun dibalik kecanggihannya, para siswa cenderung menggunakan perangkat digital hanya untuk bermain game atau menjelajah sosial media saja. Alangkah lebih baik jika perangkat digital tersebut digunakan untuk proses belajar. 

Karena fenomena tersebut, munculmunculah ide membangun sebuah bimbingan belajar (bimbel) dengan sarana digital yang diberi nama Ruang Pintar. Ruang Pintar hadir di Magelang yang hanya memiliki kurang dari tiga lembaga bimbel. Jumlah bimbel tersebut hanya menampung 25% dari seluruh jumlah siswa di kota Magelang. Ruang Pintar menyasar target 75% pelajar yang belum bergabung dengan bimbel. Penggunaan sarana digital juga menjadi pendorong Ruang Pintar diminati siswa-siswi di kota Magelang.

I.2. Visi 

Menjadi bimbingan belajar yang modern bagi pelajar di kota Magelang.

I.3. Misi

1. Memperkenalkan Ruang Pintar dengan berbagai keunggulan model kegiatan belajar.

2. Merekrut pembimbing belajar yang profesional dan ahli di bidangnya. 

I.4. Tujuan

Tujuan mendirikan bimbel Ruang Pintar yaitu untuk membantu proses belajar siswa dengan sarana digital dan memberikan alternatif metode belajar yang berbeda dari bangku sekolah. 

I.5. Waktu Pelaksanaan Kegiatan Usaha

Ruang Pintar akan beroperasi dari hari Senin hingga Jumat pukul 10.00 – 20.00. Beroperasi sesuai jadwal sekolah agar bisa menyesuaikan jam belajar mereka setelah melakukan kegiatan belajar di sekolah. 

BAB II 

TINJAUAN UMUM

II.1. Profil Usaha

 Ruang Pintar merupakan jasa bimbingan belajar dengan varian kelas dan paket pembelajaran untuk pelajar SD, SMP, dan SMA. Selain itu tersedia pula paket belajar sesuai dengan kebutuhan siswa, seperti paket belajar tes SBMPTN dan paket belajar tes masuk STAN. 

II.2. Struktur Kepemilikan dan Kepegawaian Usaha

Nama dan Alamat Usaha

Nama Usaha : Ruang Pintar.

Alamat usaha : Jalan Jend.Sudirman No.80, Wates, Magelang, Jawa Tengah. 

Nama dan Alamat Pemilik

Nama Pemilik  : Aldo Putra Setya.

Alamat Pemilik  : Jalan Anggrek No.12, Wates, Magelang, Jawa Tengah.

Pendidikan Terakhir : S1 Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Negeri Semarang.

Berikut ini akan dijabarkan posisi-posisi pegawai di Ruang Pintar

  • Akademik
  • Administrasi
  • Pemasaran
  • Tutor atau pembimbing belajar. 

II.2. Lokasi Usaha

Gedung kantor Ruang Pintar berada di jalan Jend.Sudirman No.80, Wates, Magelang, Jawa Tengah. Lokasinya berada di jalan raya utama yang mudah diakses oleh berbagai moda transportasi umum maupun pribadi. 

Lokasinya juga bersebelahan dengan sekolah-sekolah favorit kota Magelang yaitu SMA N 2 Magelang dan SMP Al-Azhar Magelang. Hal ini tentu memudahkan target pemasaran kepada siswa-siswa yang bersekolah di tempat tersebut. 

II.3. Strategi Pemasaran

  1. Target pasar

Ruang Pintar memiliki target pasar yang akan ditampilkan pada tabel di bawah ini:

  1. Kegiatan Promosi
  • Penjualan langsung yang dilakukan ke sekolah-sekolah. Penjualan langsung ini juga menyasar pada ikatan orang tua siswa di setiap sekolah agar orang tua siswa mendaftarkan anak-anaknya untuk mengikuti bimbingan belajar di Ruang Pintar.
  • Iklan di media sosial, koran daerah, dan radio. 

II.4. Analisis Strength, Weakness, Opportunity, Threat (SWOT)

  1. Kekuatan (Strength) atau kelebihan:
  • Lokasi strategis, dapat dijangkau dengan moda transportasi umum maupun pribadi.
  • Tenaga pengajar atau tutor memiliki kualifikasi pendidikan yang sesuai dengan pelajaran yang diajarkan. 
  • Biaya lebih murah dibandingkan dengan bimbingan belajar lain dengan metode pembelajaran yang hampir sama. 
  • Menggunakan metode pembelajaran berbasis digital dengan menggunakan sarana komputer tablet sebagai pengganti buku modul. 
  1. Kelemahan (Weakness):
  • Tempat kurang luas sehingga mengakibatkan ruang kelas sempit.
  • Lokasi terletak di pinggir jalan raya yang menimbulkan suara mengganggu bagi kegiatan belajar mengajar. 
  1. Kesempatan (Opportunity) atau peluang:
  • Terletak di sebelah sekolah-sekolah favorit kota Magelang sehingga membuka peluang bagi para siswa untuk bergabung di Ruang Pintar. 
  1. Ancaman (Threat):
  • Tutor perlu mengikuti pelatihan mengajar dengan metode pengajaran di Ruang Pintar selama 2 bulan, sehingga menambah biaya operasional. 

BAB III

MANAJEMEN KEGIATAN OPERASIONAL USAHA

III.1. Peralatan dan Perlengkapan Usaha

Gedung Ruang Pintar memiliki total tujuh ruang kelas yang digunakan untuk kegiatan bimbingan belajar. Setiap kelasnya memiliki fasilitas penunjang bimbingan belajar: 

  1. Papan tulis.
  2. Proyektor.
  3. LCD.
  4. Meja.
  5. Kursi.
  6. Alat tulis.
  7. Komputer tablet yang digunakan oleh masing-masing siswa. 

III.2. Kegiatan Operasional Usaha

Ruang Pintar beroperasi setiap hari Senin-Jumat pukul 10.00-20.00. Setiap satu sesi bimbingan akan dilakukan selama 95 menit. Setiap siswa akan memiliki jadwal sesi 3 kali dalam seminggu. siswa bisa memilih hari dan jam sesuai keinginan mereka yang akan disesuaikan dengan jumlah pelajar yang sudah ada di satu kelas. Jika satu sesi sudah memenuhi kuota maksimal kelas, yaitu 15, maka siswa akan diberikan alternatif jam dan hari lain sesuai kondisi. 

Kurikulum mata pelajaran yang diajarkan di Ruang Pintar tidak jauh berbeda dengan kurikulum yang dipakai di sekolah. Pada tahun 2021, kurikulum yang digunakan masih menggunakan Kurikulum 2013. 

BAB IV

RANCANGAN BIAYA DAN PENDAPATAN

IV.1. Biaya Operasional Usaha

Biaya yang dikeluarkan setiap anak untuk mengikuti kegiatan bimbingan belajar di Ruang Pintar adalah sebagai berikut:


Siswa bisa mencicil biaya bimbingan belajar sebanyak 3 kali selama 1 tahun. Siswa sudah bisa mengikuti bimbingan belajar setelah membayar biaya pendaftaran dan biaya bimbingan yang dibayarkan di tahap pertama. 

IV.2. Modal dan Pendapatan

 Di bawah ini akan dijabarkan besaran modal pendirian usaha dan pendapatan yang didapat Ruang Pintar selama setahun.  

Adapun dalam proses pendiriannya, pemilik Ruang Pintar membutuhkan bantuan dana yang dijabarkan sebagai berikut: 

Ruang Pintar juga telah menghitung besaran pendapatan yang akan diterima selama setahun. Besaran ini akan dijelaskan dengan detail pada tabel di bawah ini:

Jadi, selama satu tahun operasional usaha, Ruang Pintar akan mendapatkan laba sebesar Rp 535.900.000. 

BAB V

PENUTUP

Ruang Pintar didirikan dengan rencana yang matang dan menerapkan konsep pembelajaran sesuai perkembangan zaman. Diharapkan dengan adanya metode bimbingan belajar yang dibuat oleh Ruang Pintar dapat membantu mengatasi permasalahan belajar siswa-siswi di kota Magelang.  Penerapan metode pembelajaran digital diharapkan membantu siswa menggunakan perangkat digital secara bijaksana. 

Bagaimana, contoh-contoh di atas? aApakah contoh-contoh di atas sudah bisa menjawab pertanyaanmu tentang cara membuat proposal usaha dan bisnis? Nah, penting untuk selalu diingat, bahwa kamu bisa memasukkan hal-hal lain yang menggambarkan usahamu dalam proposal tersebut. Misalkan dokumentasi gambar tempat usaha, foto produk, dan logo usaha kamu. Semoga berhasil membuatnya, ya!


Profil penulis:

Dyah Ayu Agustina merupakan seorang penulis aktif yang menjadi kontributor untuk beberapa media nasional, seperti Geotimes, Menjadi Manusia, Konde.co, dan Marketing Plus. Tertarik pada isu sosial, perempuan, ekonomi, dan internasional. 

wpg-banner
Share:

Konten Terkait

perencanaan pemasaran

Konten Populer

perencanaan pemasaran
Menemukan Cara Sukses di Setiap Pilihan Hidup Sejak Usia Muda
warung-pintar-group-logo
  • Warung Pintar HQ 2
  • Jl. Lauser No. 28, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12120