wpg-logo

Tempatnya Juragan Dapat Informasi Terbaru Seputar Bisnis Warung!

Blog/Bisnis/Artikel/Bisnis Plan: Rincian dan Contoh/

Bisnis Plan: Rincian dan Contoh

Oleh Utari Eka Rulita/05 October 2021/
Share:
membuat bisnis plan

Memulai bisnis pastinya memiliki tantangan tersendiri. Tantangannya tidak hanya datang saat mencari ide produk yang ingin dijual, tapi juga dalam penyusunan  strategi bisnis, pengelolaan biaya, penetapan  target pasar, hingga pencarian investor. 

Ada lho, sebuah cara yang bisa memudahkan kamu  menyusun hal-hal tersebut, yaitu dengan membuat dokumen perencanaan bisnis atau biasa disebut Bisnis Plan.

Bisnis Plan adalah adalah ide perencanaan suatu bisnis yang dituangkan dalam suatu dokumen. Bisnis Plan berisi konsep, tujuan, sasaran, dan target bisnis. 

Kok sama ya dengan proposal usaha dan bisnis? Apa bedanya? Nah, perbedaannya terletak di tujuan pembuatan. Keduanya berisikan segala konsep, analisis, dan profil suatu usaha dan bisnis yang dituangkan dalam bentuk tulisan. Jika proposal usaha dan bisnis lebih ditujukan untuk mengajak kerja sama, maka Bisnis Plan ditujukan sebagai penjelasan rencana bisnis yang biasanya dibuat di awal pendirian bisnis. Kamu bisa mempelajari proposal usaha dan bisnis lebih lengkap beserta contohnya di artikel ini, ya. 

Biar nggak bingung, di bawah ini terdapat beberapa tujuan Bisnis Plan: 

  • Membuat kerangka pembangunan bisnis
  • Memperkenalkan bisnis baru kepada pihak lain
  • Membuat rencana strategi bisnis yang dilihat dari segi kelebihan dan kekurangan
  • Menyusun rencana anggaran dan biaya operasional
  • Menyuguhkan ide dan konsep bisnis kepada investor

Di artikel ini akan dijelaskan analisis dan aspek apa saja yang harus dicantumkan saat menyusun Bisnis Plan. Jangan khawatir, ada juga contoh supaya  kamu bisa langsung mempraktikkannya. Baca hingga akhir, ya!

Apa Saja Bagian-bagian yang Harus Dicantumkan pada Bisnis Plan?

Ringkasan Eksekutif

Tahap pertama menyusun Bisnis Plan adalah membuat bagian ringkasan eksekutif. Seperti namanya, bagian ini harus berisi ringkasan mengenai seluruh isi dari Bisnis Plan yang akan kamu jelaskan satu persatu pada bagian selanjutnya. Ringkasan eksekutif harus bisa menarik perhatian pembaca dan menciptakan keinginan untuk tahu lebih banyak tentang bisnismu. Normalnya, ringkasan eksekutif tidak lebih dari dua halaman. Semakin singkat dan padat,namun bisa menggambarkan keseluruhan bisnismu maka akan semakin baik. 

Poin-poin pada bagian ringkasan eksekutif dalam Bisnis Plan:

  • Alasan bisnismu penting untuk dibuat. Poin ini menjadi faktor kuat pembaca tertarik pada bisnismu
  • Penjelasan visi, misi, dan tujuan bisnis
  • Gambaran singkat produk atau layanan jasa yang disuguhkan bisnismu
  • Identifikasi target pasar
  • Penjabaran strategi pemasaran
  • Rangkuman pesaing di sekitar tempat bisnismu dan bagaimana bisnismu bisa bersaing dengan mereka
  • Garis besar proyeksi keuangan bisnismu dalam jangka panjang dan pendek

Profil Bisnis

Bagian profil bisnis berisi deskripsi umum tentang konsep bisnismu. Kamu perlu menjelaskan secara rinci apa saja yang membuat bisnismu menonjol. Penempatan lokasi bisnis dan disertai alasan kenapa lokasi tersebut cocok untuk bisnismu. 

Poin-poin pada bagian profil bisnis dalam Bisnis Plan:

  • Uraian konsep keseluruhan bisnis termasuk trend yang ingin diterapkan
  • Keunikan yang dimiliki bisnismu
  • Deskripsi bentuk kepemilikan bisnis, misalnya berupa korporasi, kemitraan, atau kepemilikan tunggal. Jika berupa kemitraan, maka jelaskanlah bagaimana pembagian keuntungan bisnismu dengan pihak-pihak yang terlibat
  • Analisis SWOT (kelebihan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan ancaman (threat))

Manajemen Sumber Daya Manusia

Banyak orang berpendapat bahwa pegawai merupakan aset utama dalam suatu perusahaan. Hal tersebut benar adanya. Tanpa adanya orang-orang berkualitas dibalik “layar” bisnismu, maka dapat dipastikan kesuksesan sulit dicapai. Oleh karena itu, pembahasan mengenai sumber daya manusia juga harus dijadikan suatu aspek penting dalam bisnis plan.

Poin-poin pada bagian manajemen sumber daya manusia dalam Bisnis Plan:

  • Penjelasan kompetensi karyawan yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis
  • Jumlah karyawan dalam setiap divisi dan deskripsi pekerjaannya
  • Uraian keahlian apa saja yang dibutuhkan karyawan dalam bisnis
  • Penjelasan status kerja karyawan pada setiap posisi, misalnya kontrak, paruh waktu, atau penuh waktu serta bagaimana kaitannya dengan tugas yang dilakukan. Contohnya: alasan kenapa kamu memutuskan merekrut seorang koki secara paruh waktu
  • Penjelasan perkembangan karier atau kemungkinan adanya rotasi pekerjaan dalam periode tertentu

Manajemen Operasional

Rincian proses kegiatan dan manajemen operasional bisnis bisa kamu uraikan secara detail pada bagian ini. Mulai dari proses pembelian dan penyimpanan produk, jadwal pembelian pasokan bahan baku, peralatan maupun perlengkapan apa saja yang digunakan. 

Poin-poin pada bagian manajemen kegiatan operasional dalam Bisnis Plan:

  • Pengembangan bisnis: penjelasan proses apa saja yang telah dilakukan oleh pemilik bisnis dalam mengembangkan bisnisnya. Kenapa kamu baru bisa berada di tahap tersebut dan penjelasan langkah-langkah yang akan diambil dalam jangka waktu tertentu
  • Kegiatan operasional: paparan mengenai kegiatan operasional bisnis mulai dari persiapan hingga akhir kegiatan operasional. 
  • Peralatan dan perlengkapan produksi: menyertakan daftar peralatan dan perlengkapan yang digunakan untuk proses produksi serta statusnya apakah akan menyewa atau membeli
  • Fasilitas: penjabaran fasilitas yang dimiliki bisnismu. Mulai dari fasilitas fisik seperti bangunan, meja, kursi, atau ornamen lain hingga fasilitas untuk pembeli seperti lahan tempat parkir, wifi, printer, dll

Produk Atau Layanan

Pada bagian produk atau layanan, kamu bisa mengeksplorasi produk bisnismu seluas mungkin. Jika penjelasan produk atau layanan yang kamu sajikan menarik, tentu, pembaca akan menaruh perhatian lebih terhadap penjelasanmu.

Poin-poin pada bagian produk atau layanan dalam Bisnis Plan:

  • Deskripsi produk penjualan disertai proses produksinya
  • Pemaparan alasan mengapa memilih menu-menu atau jenis layanan yang diunggulkan bisnismu
  • Uraian rantai pasokan bahan baku produksi, pemilihan pemasok bahan baku dan alasan memilih pemasok tersebut
  • Penjabaran keunggulan di setiap produk atau layanan 
  • Penjelasan bagaimana produk atau layanan yang diberikan bisnismu bisa menjawab permasalahan atau memenuhi kebutuhan di lingkungan sekitar lokasi bisnis

Analisis Pasar

Bagian analisis pasar fokus pada faktor persaingan bisnis dan penjelasannya dengan beberapa riset khusus yang berkaitan dengan produk yang kamu jual. Pada bagian ini, kamu perlu menunjukkan  keseriusanmu dalam menganalisis pasar secara menyeluruh, menilai bagaimana persaingan bisnis yang ada, dan menyimpulkan dari hasil analisis tersebut bahwa bisnismu layak. 

Poin-poin pada bagian analisis pasar dalam Bisnis Plan:

  • Penentuan target pasar sesuai dengan lokasi bisnis
  • Identifikasi selera konsumen
  • Penjelasan potensi volume pembelian produk yang diperkirakan dari riset pasar
  • Rangkuman pesaing di sekitar lokasi bisnis. Kamu juga bisa memasukkan kelebihan yang ditonjolkan oleh bisnismu dibandingkan dengan kekurangan yang ada pada pesaing bisnis

Strategi Pemasaran

Dalam Bisnis Plan, strategi pemasaran sering disebut dengan marketing plan. Dalam pembahasan strategi pemasaran, kamu harus menggunakan metode yang sesuai dengan produk atau layanan yang kamu jual. Pemilihan metode pemasaran sangat penting terhadap keefektifan pencapaian target bisnismu. 

Poin-poin pada strategi pemasaran dalam Bisnis Plan:

  • Sistem penjualan: penjelasan bagaimana bisnismu menerapkan sistem penjualan yang tepat sesuai riset pasar sebelumnya. Contoh: kamu bisa menjelaskan bahwa produk akan dijual secara ecer atau grosir
  • Promosi dan iklan: uraian strategi promosi dan iklan yang akan dilakukan baik dalam jangka waktu panjang atau pendek. Kamu juga bisa mencantumkan bentuk iklan apa saja yang akan dibuat dan bagaimana kamu menyebarkan iklan tersebut. Jelaskan juga metode promosi yang akan diterapkan dan keuntungan  yang didapat dari kegiatan promosi tersebut. 
  • Penjabaran biaya iklan dan promosi

Rancangan Biaya Operasional dan Pendapatan

Sebagian besar pemilik bisnis akan pusing tujuh keliling ketika membuat rancangan biaya. Bener nggak, nih? Hal ini karena rincian biaya merupakan hal yang sensitif dan harus dihitung secara matang. Pada bagian rancangan biaya operasional dan pendapatan, ada beberapa aspek pembiayaan yang dibahas, yaitu; modal, penentuan harga produk atau layanan, biaya produksi, dan biaya sewa tempat.

Poin-poin pada bagian rencana biaya operasional dan pendapatan dalam Bisnis Plan:

  • Penjelasan modal awal bisnis
  • Uraian pendapatan, laba kotor dan laba bersih
  • Uraian biaya beban operasional

Seperti Apa Contoh Bisnis Plan?

Setelah mempelajari teori-teori pembuatan Bisnis Plan, pasti pada penasaran, kan, gimana pengaplikasiannya pada Bisnis Plan yang sesungguhnya? Tenang, di bawah ini akan diberikan contoh Bisnis Plan sebuah usaha yang saat ini sedang banyak dibuat oleh pengusaha muda. Tidak lain tidak bukan yaitu coffee shop. Kita simak bersama-sama, ya.

Contoh Bisnis Plan coffee shop

Ringkasan Eksekutif

Kedai Kopi Ruli hadir untuk menjawab permasalahan masyarakat kota Batang yang ingin bersantai sambil minum kopi dengan suasana nyaman di pinggir sungai. Mengambil konsep tempat minum kopi dengan bangunan kayu, Kedai Kopi Ruli berlokasi di Desa Kalisari, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Pemilihan tempat di pinggir sungai karena belum banyak kedai kopi yang menerapkan konsep tersebut. 

Sebagai pemilik usaha, Rulita Eka bermitra dengan Hanif Putera yang merupakan pengusaha kopi di dekat lokasi kedai. Dengan kemitraan ini, pasokan bahan baku kopi menjadi lebih hemat dan meminimalisasi keterlambatan pasokan bahan baku. Latar belakang Rulita Eka yang pernah menjadi supervisi coffee shop di Jakarta membuat manajemen kedai ini terorganisir dengan baik. 

Produk utama Kedai Kopi Ruli adalah kopi robusta. Kopi robusta tersebut diolah menjadi beberapa produk minuman seperti espresso, kopi susu, cappucino, dan latte. 

Di area dekat lokasi bisnis, sudah ada beberapa bisnis kopi, namun konsep diusung berbeda Perbedaan inilah yang diambil sebagai peluang didirikannya Kedai Kopi Ruli. Adapun peluang lainnya yaitu, adanya pembangunan kampus baru sebuah universitas negeri di dekat lokasi bisnis. Hal ini membuat Kedai Kopi Ruli bisa  menarik pangsa pasar mahasiswa yang berkuliah di universitas tersebut.

Kedai Kopi Rulita diharapkan mendapat keuntungan bersih sebesar Rp 300.000.000 pada tahun pertama dan naik menjadi Rp 400.000.000 pada akhir tahun kedua. Untuk mengurangi biaya tenaga kerja, kedua pemilik akan siaga di lokasi bisnis dan ikut melakukan kegiatan produksi. Hal ini juga dimaksudkan untuk mengontrol dan menjaga kualitas produk yang dijual. 

Detail produk, manajemen produksi dan kegiatan operasional, serta rencana biaya akan dijelaskan lebih lanjut pada setiap bagian dalam Bisnis Plan ini. 

Profil Bisnis 

Kedai Kopi Ruli memiliki keunikan pada lokasi, produk dan pengalaman yang didapatkan konsumen saat menikmati kopi. Kedai ini tidak hanya menyajikan berbagai minuman berbahan dasar kopi, namun juga menyajikan makanan serta minuman ringan lainnya. BIsnis ini mengedepankan konsep minum kopi sembari menikmati pemandangan alam berupa Sungai Cipanas. Selain itu latar belakang pemandangan pegunungan sekitar Kabupaten Batang juga menjadi daya tarik tersendiri. 

Kedai Kopi Ruli bersifat kemitraan, tujuannya agar terjadi hubungan timbal balik yang menguntungkan antara dua belah pihak dibanding hanya dimiliki perorangan. Ditambah lagi dengan latar belakang pemilik yang salah satunya memiliki perkebunan kopi. Hal ini juga bisa mengatasi permasalahan langkanya stok. Dengan memiliki manajemen bahan baku tersendiri maka kelangkaan stok bisa diminimalisasi.

Manajemen Sumber Daya Manusia

Kedai Kopi Ruli memiliki dua barista penuh waktu dan dua barista paruh waktu. Mereka akan dilatih di akademi pelatihan barista milik lembaga swasta yang dimiliki oleh kerabat salah satu pemilik. Biaya untuk pelatihan dapat dibayarkan setengah dengan adanya relasi tersebut. Selain itu ada pula satu kasir dan dua koki. 

Pemilik dan karyawan akan berbagi semua tugas operasional bisnis. Untuk meningkatkan loyalitas karyawan, pemilik akan membagikan bonus jika melampaui target penjualan per bulan atau musim khusus seperti hari raya dan akhir tahun. 

Manajemen Operasional 

Peralatan dan Perlengkapan

Peralatan yang digunakan oleh Kedai Kopi Ruli untuk melakukan proses produksi:

  • 1 mesin Espresso La Marzocco kelas komersial
  • 1 penggiling kopi
  • 3 alat penyeduh kopi V60
  • 1 alat pembuat espresso
  • 2 pemanggang waffle
  • 5 panci 
  • 3 kompor gas

Adapun perlengkapannya:

  • 2 kulkas pintu kaca 
  • 15 gelas kaca medium
  • 10 cangkir kopi
  • 2 pencuci piring
  • 2 microwave 
  • Rak, tempat penyimpanan, dll.

Pasokan Bahan Baku

Kedai Kopi Ruli telah bekerja sama dengan perkebunan kopi miliki salah satu pemilik. Bahan baku biji kopi akan dipasok setiap dua minggu sekali yaitu hari Senin dan Jumat. 

Fasilitas

Kedai Kopi Ruli memiliki beberapa fasilitas yang bisa dinikmati pengunjung:

  • Akses wifi unlimited 
  • Ruang indoor dan outdoor yang langsung menghadap Sungai Cipanas
  • Lahan parkir untuk kendaraan mobil dan motor
  • Tempat ibadah
  • AC untuk ruangan indoor

Produk atau Layanan

Kedai Kopi Ruli ingin menjadi kiblat produk kopi dengan cita rasa aroma yang khas. Oleh karena itu, sebagian besar produk kopi kami diolah dengan kualitas tinggi.

Dari segi produk olahan, Kedai Kopi Rulita fokus pada peracikan kopi konvensional seperti espresso, kopi susu, cappucino, dan latte karena margin keuntungannya lebih tinggi dari olahan kopi biasa seperti macchiato. Sebagai menu sampingan, Kedai Kopi Ruli juga akan menjual beberapa makanan ringan yang bisa dimakan saat menikmati seduhan kopi. 

Analisis Pasar

Menurut hasil penelitian salah satu pusat penelitian makanan dan minuman, memasuki tahun 2019 sebagian besar penduduk milenial di Indonesia mulai mengikuti tren minum kopi. Ditambah dengan adanya media sosial, kaum milenial sering mengabadikan minum kopi bersama teman-teman dan mengunggahnya ke beberapa platform media sosial. Sedangkan secara geografis, terdapat beberapa hasil penelitian yang dilakukan kepada masyarakat Kabupaten Batang terhadap kebiasaan minum kopi, diantaranya: 

  • Masyarakat di Kabupaten Batang rata-rata mengkonsumsi kopi lebih dari 1.000 Kg kopi per hari
  • Penjualan eceran kopi yang telah disangrai mencapai Rp 30.000.000 per tahun. 

Hasil di atas ditambah dengan survei di Desa Kalisari, Kecamatan Blado yang menyatakan bahwa mereka mampu menghabiskan sejumlah uang untuk bisa menikmati kopi bersama teman atau kerabat. Riset pasar kami juga menunjukkan bahwa tujuh dari sepuluh orang yang disurvei mengkonsumsi 2 cangkir kopi per hari. 

Dari analisis pasar tersebut kami memberanikan diri membuka kedai kopi dengan diberi sentuhan ciri khas lokasi dan keunikan tempat. 

Strategi Pemasaran

Penjualan

Kedai Kopi Ruli akan memulai jam operasional dan penjualan setiap hari, dimulai pukul 11.00 hingga 22.00. Untuk memudahkan proses transaksi, Kedai Kopi Ruli menyediakan sistem pembayaran berupa tunai, kredit dan pembayaran elektronik seperti GoPay, OVO, dan Dana.

Promosi dan Iklan

Untuk meminimalisir biaya iklan pada anggaran awal, Kedai Kopi Ruli akan mengiklankan bisnis dengan via digital. Metode digital yang dilakukan yaitu membuat poster digital yang diiklankan lewat media sosial dan membuat video business profile yang diunggah ke Youtube. 

Di sisi lain, bentuk promosi yang dibuat diantaranya:

  • Memberikan diskon kepada pelanggan setia yang masuk keanggotaan.
  • Memberikan endorse kepada influencer yang 

Rancangan Biaya dan Pendapatan

Saat memulai usaha, Rulita Eka dan Hanif Putera sama-sama mengeluarkan biaya sebesar Rp 100.000.000 Jadi modal awal Kedai Kopi Ruli totalnya sebesar Rp 200.000.000

Dari proyeksi modal, akan dijelaskan estimasi pendapatan, biaya beban, laba kotor, hingga laba bersih yang didapat selama perhitungan per bulan. 

Contoh perkiraan laba kotor Kedai Kopi Ruli:

Estimasi jumlah biaya beban-beban operasional Kedai Kopi Ruli:

Contoh estimasi jumlah pendapatan dan beban lain Kedai Kopi Ruli:

Dari perhitungan tersebut maka laba bersih yang didapat Kedai Kopi Ruli:

Laba bersih = Laba kotor – total beban usaha

        = Rp 63.200.000 – (Rp 35.750.000 + Rp 1.795.000)

        = Rp 25.655.000

Jadi, selama sebulan estimasi laba bersih yang akan didapat oleh Kedai Kopi Ruli sebesar Rp 25.665.000

Sekian penjelasan tentang Bisnis Plan Kedai Kopi Ruli. Diharapkan dengan adanya Bisnis Plan ini, rancangan konsep, operasional, pengembangan produk, dan biaya dapat terlaksana dengan baik dan bisa membantu mengembangkan perekonomian daerah Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Nah, gimana nih penjelasan dan contoh lengkap tentang Bisnis Plan? Sekarang jadi tau kan apa saja yang harus dicantumkan pada Bisnis Plan? Oh ya, ada tips penting, nih. Ketika membuat Bisnis Plan berusahalah realistis. Pembaca akan tau, kok ketika kamu terlalu optimis terhadap rencana bisnismu tapi tidak memperkirakan resiko-resiko dan keadaan sebenarnya yang terjadi di lapangan. Jadi, buatlah semenarik mungkin namun tetap bisa ditelaah dengan masuk akal oleh pembaca. Semoga artikel ini membantu, ya. 


Profil penulis:

Dyah Ayu Agustina merupakan seorang penulis aktif yang menjadi kontributor untuk beberapa media nasional, seperti Geotimes, Menjadi Manusia, Konde.co, dan Marketing Plus. Tertarik pada isu sosial, perempuan, ekonomi, dan internasional. 

Share:

Konten Terkait

investasi jangka panjang
pengelolaan persediaan barang dagang
warung-pintar-group-logo
  • Warung Pintar HQ 2
  • Jl. Lauser No. 28, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12120