Semua orang pasti ingin punya uang banyak; atau bahasa lainnya adalah ingin cepat kaya. Mereka yang ingin cepat kaya pastinya berusaha semaksimal mungkin melakukan pekerjaan dengan harapan akan semakin banyak uang yang datang. Nggak sedikit yang akhirnya tambah jam kerja, tambah bisnis sampingan bahkan sampai rela-relain jadi penjaga warung di usaha kecil punya kerabatnya demi punya kondisi keuangan yang baik.

Sebenarnya nggak ada salahnya sih, kayak gitu. Namun, kalau kita mikirin terlalu banyak hal nanti ujung-ujungnya bisa kerepotan. Menurut Robert Kiyosaki, seorang pebisnis berkebangsaan Amerika, kita nggak perlu punya penghasilan yang tinggi biar kondisi keuangan bisa aman dan tentram.

Memang bisa? Bisa, dong! Menurut Kiyosaki lagi, bukan seberapa banyak uang yang bisa kamu hasilkan tapi seberapa pintar kamu mengatur keluar-masuknya uang. Dua langkah ini mungkin memang susah, karena kamu jadi perlu belajar tentang berbagai macam ilmu pengetahuan, seperti akuntansi, ekonomi, sampai investasi.

Jadi pesannya: mulailah belajar sedikit-sedikit. Nggak perlu khawatir kalau ilmunya masih kecil, yang penting ada perkembangan dari pelajaran yang didapat. Bukankah semua yang besar selalu dimulai dari sesuatu yang kecil? Seperti Warung Pintar misalnya. Awal tahun 2018 kemarin, Warung Pintar baru mempunyai empat mitra warung. Sekarang? Sudah ada lebih dari 700 mitra warung yang terus tumbuh bersama Warung Pintar. Warung Pintar juga masih akan terus berkembang dengan target yang lebih besar dalam memberikan kesempatan bagi siapa saja untuk membuka bisnisnya sendiri.

Sebelum benar-benar menguasai ilmu-ilmu yang mampu membuat kondisi keuangan kamu lancar, ada baiknya kamu lakukan beberapa kebiasaan kecil ini:

Tahan Pengeluaran

kondisi keuangan

Terkadang, keinginan nggak pernah bersesuaian dengan isi dompet yang kita punya. Belum lagi manusia terkenal sebagai makhluk yang konsumtif. Manusia senang mengumpulkan barang-barang bahkan sejak dahulu kala, ketika masih terkenal dengan sebutan hunther-gatherer. Sifat hunther-gatherer ini yang masih tertanam dalam diri kita sebagai manusia; yakni sifat senang berburu dan mengumpulkan barang-barang. Maka dari itu, hal ini berefek banget dengan kondisi sekarang, di mana manusia rela mengeluarkan uangnya demi mendapatkan barang yang dimau. Padahal, belum tentu barang tersebut penting buat manusia itu sendiri. Sekarang, biar nggak banyak pengeluaran yang kurang penting, kamu bikin daftar mana yang bersifat keinginan dan mana yang bersifat kebutuhan. Kalau sudah, kamu coba tahan mengeluarkan uang untuk hal-hal yang masuk dalam daftar keinginan. 

Menabung

kondisi keuangan

Ada pepatah yang bilang bahwa rajin menabung pangkal kaya. Itu ada benarnya, walaupun sedikit demi sedikit uang yang kamu tabung, kalau kamu konsisten dalam melakukannya, suatu saat nanti hasilnya bisa banyak, lho! Menabung memang perihal yang susah, karena terkadang kita juga perlu uang di saat-saat mendesak. Namun, menabung kini sudah banyak bentuknya, seperti melalui asuransi atau investasi.

Jangan Sering Ngutang

kondisi keuangan

Nah, ini dia penyakit orang banyak: suka ngutang. Kadang, karena alasan nggak bawa uang, kamu berakhir dengan berhutang untuk membeli sesuatu. Mulai sekarang, tanamkan ini dalam diri kamu: kurangi yang namanya ngutang. Karena itu bukan menyelesaikan masalah tapi malah bikin kamu makin susah buat mengatur keuangan kamu.

Itu dulu langkah-langkah buat mengatur kondisi keuangan kamu biar bisa lebih stabil. Jangan lupa untuk selalu belajar banyak ilmu pengetahuan seperti akuntansi, ekonomi dan investasi biar makin pintar mengurus keuangan.

Sekarang sudah tahu kan kalau ilmu itu penting? Biar bisa mulai menambah ilmu lagi, mending kamu ikut gabung menjadi mitra Warung Pintar. Karena selain kamu dikasih modal buat usaha warung, kamu juga bakal dikasih ilmu mulai dari mengurus bisnis sampai mengatur kondisi keuangan. Kapan lagi kan bisa punya usaha tanpa modal yang bikin kamu punya untung banyak? Yuk gabung bersama Warung Pintar, moga-moga kondisi keuangan kamu jadi makin lancar!